Menyatukan manusia, meski secara individu atau kelompok, bukan kerja mudah, bukan kerja sehari semalam, tapi adalah sebuah proses transformasi budaya. Banyak contoh kegagalan dari kejayaan diceritakan dalam sejarah manusia ini dalam usaha menyatukan manusia. Manusia-manusia besar dunia hanya mampu mengikat kelompoknya dalam tempoh sementara saja dan ternyata menghadapi rintangan dan tantangan besar dari dalam , dan akhirnya penyatuan itu berantakan dan berkecai.
Justeru, hanya pimpinan Nabi Muhamaad saja disebut berjaya menyatukan kelompok Madinah dan Mekah dalam masa dua puluh tiga tahun saja.
Kenapa perlu heboh dan takut pada penyatuan dan perpecahan, sedang kita punya teladan yang sangat besar dan berkesan. Yakni Penyatuan Rabbani yang ditunjuk oleh Nabi kita.
Tentara Kafir Filipina Tawarkan Dua Juta Peso Tuk Tangkap Komandan MILF -
Berita
-
BASILAN (Arrahmah.com) - Tentara kafir Filipina (AFP) di wilayah Mindanao
Barat telah mendistribusikan sedikitnya 5.000 leaflet di Baslan yang berisi
ajaka...
6 hours ago
