Semuanya menunggu berlaku keruntuhan untuk mengubah dasar negara. Semuanya menunggu berlaku keruntuhan untuk meluluskan peruntukan. Mereka tidak bisa berfikir, tidak bisa mencerna pembangunan yang integriti, meski dididik dengan pengajian yang tinggi dan dibayar dengan peluh rakyat dalam jumlah yang sangat besar.
Kemana hilangnya kemanusiaan yang manusiawi, dalam mengurus tanggungjawab pada ummah ini. Kenapa mereka ini?.
Hari ini, satu lagi monumen kebanggaan ulul amri minkum runtuh, sujud dan terlantar mencium bumi. Marhaen, pungutlah puin-puin itu, kerana ia adalah titik peluh kamu!.
Misteri “30”, Bohong Besar Amerika Serikat - Berita
-
(Arrahmah.com) - Sudah beberapa kali militer AS mengklaim dalam setiap
operasinya di Afghanistan selalu berhasil menewaskan sekurangnya 30 mujahid.
Ada apa...
10 hours ago

0 comments:
Post a Comment